BERITA & KONTEKS

Artikel berita dan konteks dengan sumber rujukan. Perhatikan tanggal terbit dan tanggal sumber.

Pakar hak asasi manusia yang menyelidiki invasi skala penuh Rusia ke Ukraina menyampaikan temuan terbaru pada Senin, 26 Oktober 2026. Menurut UN News, Komisi Penyelidikan Internasional Independen untuk Ukraina menyatakan bahwa otoritas Rusia telah melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk dengan menyerang warga sipil dan infrastruktur energi penting.

Serangan terhadap fasilitas energi

Dalam laporan terbarunya, komisi mencatat bahwa serangan terhadap pembangkit listrik kembali meningkat di berbagai wilayah Ukraina. Infrastruktur tersebut sangat penting bagi penduduk, terutama ketika suhu musim dingin dapat turun hingga minus 21 derajat Celsius seperti yang terjadi pada musim dingin sebelumnya.

Para penyelidik menyatakan bahwa komandan Rusia yang memerintahkan serangan mengetahui fasilitas pemanas yang menjadi sasaran sangat diperlukan warga sipil selama musim dingin. Komisi juga mencatat adanya pernyataan resmi dari otoritas Rusia mengenai rencana serangan lanjutan. Berdasarkan temuan itu, penyelidik menyimpulkan telah terjadi kejahatan perang berupa serangan yang secara sengaja diarahkan kepada objek sipil.

Warga lanjut usia menghadapi risiko besar

Laporan tersebut menyoroti dampak berat terputusnya listrik, air, dan pemanas terhadap warga lanjut usia. Seorang pria berusia 53 tahun menggambarkan ketakutannya tertidur dan tidak bangun kembali karena meninggal akibat kedinginan. Ia menyebut rasa takut tersebut menyerupai penyiksaan.

Seorang perempuan berusia 74 tahun dari Kyiv mengatakan dirinya harus berbaring dalam kondisi dingin dan lapar, tanpa obat-obatan. Seperti banyak warga lanjut usia lainnya, ia tidak mampu menggunakan tangga dan takut memakai lift. Kondisi itu membuatnya tidak dapat mencapai tempat aman ketika peringatan serangan udara berbunyi.

Menurut komisi, keterbatasan tersebut memaksa sebagian warga lanjut usia tetap berada di tempat tinggal tanpa pemanas, listrik, atau air. Mereka juga kehilangan akses terhadap perangkat penunjang kehidupan dan layanan penting.

Penyelidikan mencakup sejumlah wilayah

Komisi dibentuk oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada Maret 2022, tidak lama setelah pasukan Rusia memasuki wilayah Ukraina. Untuk laporan terbaru, panel beranggotakan Erik Møse, Pablo de Greiff, dan Vrinda Grover menggunakan keterangan 255 orang yang melewati musim dingin dalam kondisi berat.

Kesaksian dikumpulkan dari wilayah Dnipro, Kyiv, Kharkiv, Kherson, Mykolaiv, Odesa, Poltava, Zaporizhzhia, dan Zhytomyr. Komisi juga memperoleh informasi dari otoritas Ukraina, dokter, dan organisasi nonpemerintah.

Penyelidik turut memeriksa serangan angkatan bersenjata Ukraina terhadap infrastruktur energi di Rusia dan wilayah Ukraina yang diduduki. Namun, mereka menyatakan tidak dapat menyelidiki dampaknya di Rusia karena tidak memperoleh akses dan permintaan informasi mereka tidak mendapat tanggapan dari otoritas setempat.

Dugaan perekrutan melalui perdagangan manusia

Komisi juga menyebut terdapat bukti kuat bahwa otoritas Rusia merekrut laki-laki yang diperdagangkan dari 29 negara ke dalam angkatan bersenjata. Praktik tersebut dinilai melanggar hukum hak asasi manusia internasional dan dilakukan melalui penipuan serta pemaksaan dengan melibatkan agen di berbagai negara.

Menurut laporan, para lelaki itu dipaksa menandatangani kontrak berbahasa Rusia dengan Kementerian Pertahanan tidak lama setelah tiba. Mereka kemudian dikirim ke garis depan dan diberi tugas berbahaya. Banyak di antara mereka dilaporkan tewas atau hilang, sementara sebagian lainnya menyerah atau ditangkap pasukan Ukraina sehingga berstatus tawanan perang.

Istri seorang pria yang direkrut dari kawasan Karibia mengatakan paspor suaminya diambil dan ia ditekan untuk menandatangani kontrak yang hanya tersedia dalam bahasa Rusia. Komisi menyerukan agar seluruh orang yang direkrut melalui perdagangan manusia tersebut dibebaskan dari angkatan bersenjata Rusia.

Sumber & bacaan lanjutan

Teruskan rasa ingin tahumu.Semua cerita di kanal ini