BERITA & KONTEKS

Artikel berita dan konteks dengan sumber rujukan. Perhatikan tanggal terbit dan tanggal sumber.

PSIS Semarang dijadwalkan menjamu Persikad pada pekan kedelapan Grup A Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu, 1 November 2026. Menurut Radar Solo, pertandingan dimulai pukul 15.30 WIB. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memulihkan kepercayaan diri sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.

Persaingan Berjarak Dua Poin

Radar Solo melaporkan Persikad berada di peringkat keempat dengan 12 poin dari tujuh pertandingan. Tim asal Depok tersebut membukukan empat kemenangan dan tiga kekalahan, mencetak 11 gol, serta kebobolan 13 kali.

PSIS berada di posisi keenam dengan 10 poin setelah terkena sanksi pengurangan satu poin dari I.League pada awal musim. Tanpa pengurangan itu, PSIS mengumpulkan 11 poin dari tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Mahesa Jenar sejauh ini mencetak sembilan gol dan kebobolan tujuh kali.

Selisih dua poin membuat hasil pertandingan berpotensi memengaruhi persaingan kedua kesebelasan di Grup A. Kemenangan dapat membantu Persikad menjaga posisinya, sedangkan tambahan tiga poin akan membuka peluang PSIS mendekati atau melewati perolehan lawannya.

Sama-sama Ingin Bangkit

Media Indonesia mencatat PSIS dan Persikad sama-sama datang setelah mengalami kekalahan. PSIS takluk 1-2 dari PSMS Medan pada 25 Oktober, sementara Persikad kalah 2-3 dari PSPS Riau pada 24 Oktober.

Pelatih Persikad Achmad Zulkifli menyatakan timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh setelah kekalahan tersebut. Persiapan kemudian difokuskan pada pembenahan penampilan sebelum bertandang ke Semarang. Ia juga menilai PSIS mempunyai kedalaman skuad yang baik, tetapi meminta para pemain Persikad tidak gentar dan menunjukkan semangat juang lebih tinggi.

Dari lima pertandingan terakhir, PSIS mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Persikad memperoleh dua kemenangan serta mengalami tiga kekalahan. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa kedua tim masih mencari konsistensi menjelang duel di Jatidiri.

PSIS Mengandalkan Persiapan dan Kandang

Pelatih PSIS Widodo C Putro mengatakan timnya telah menjalani persiapan maksimal dengan mematangkan aspek taktik dan mental. Ia berharap para pemain memahami tugas masing-masing dan mampu mempertahankan tiga poin ketika bermain di kandang.

Widodo juga meminta pemain menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan, tidak percaya diri secara berlebihan, serta mampu berimprovisasi jika keadaan di lapangan tidak berjalan sesuai rencana. Dukungan publik sendiri dapat menjadi modal bagi PSIS, tetapi status tuan rumah tidak otomatis menjamin kemenangan.

PSIS sebelumnya pernah kalah 1-3 dari Persiraja Banda Aceh di Stadion Jatidiri. Hasil itu menjadi pengingat bahwa keuntungan bermain di kandang tetap harus diikuti disiplin permainan dan kemampuan menjaga fokus hingga pertandingan berakhir.

Rekor Lama Bukan Jaminan

Dalam dua pertemuan yang tercatat pada 2013, PSIS selalu menang atas Persikad. PSIS menang 5-0 ketika menjadi tuan rumah pada 9 Juni dan meraih kemenangan 1-0 saat bertandang pada 9 Februari.

Namun, catatan lama tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kekuatan kedua tim saat ini karena komposisi pemain, pelatih, dan manajemen telah berubah. Pertandingan kali ini lebih ditentukan oleh kesiapan terkini, pelaksanaan taktik, serta kemampuan kedua kesebelasan merespons hasil negatif pada pekan sebelumnya.

Radar Solo menyebut pertandingan dapat disaksikan melalui aplikasi Vidio. Duel di Jatidiri menjadi ujian bagi PSIS untuk memaksimalkan laga kandang dan bagi Persikad untuk mempertahankan persaingan di papan atas.

Sumber & bacaan lanjutan

Teruskan rasa ingin tahumu.Semua cerita di kanal ini