Artikel berita dan konteks dengan sumber rujukan. Perhatikan tanggal terbit dan tanggal sumber.
Apple tengah menguji prototipe iPhone Duo 2 dengan perubahan penting pada sistem autentikasi biometrik. Menurut GSMArena.com, perangkat penerus tersebut diuji menggunakan Face ID di bawah layar, bukan sensor Touch ID seperti pada iPhone Duo generasi pertama. Teknologi itu belum dipastikan akan tersedia pada produk yang dipasarkan karena masih menghadapi tantangan pada ukuran komponen.
Touch ID menjadi sorotan
iPhone Duo secara bertahap mulai diterima oleh pengguna yang melakukan pemesanan awal pada pekan sebelumnya. Ulasan awal terhadap perangkat itu juga telah muncul, dengan sejumlah pengulas menilai bahwa produk tersebut masih memiliki kekurangan yang lazim dijumpai pada perangkat generasi pertama.
Sensor Touch ID menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian. Berdasarkan rangkuman GSMArena.com, sensor tersebut dapat sulit dijangkau, bergantung pada orientasi perangkat ketika sedang dipegang. Pengguna juga harus mempertahankan posisi jari pada sensor hingga proses membuka kunci benar-benar selesai. Kondisi itu membuat pengalaman autentikasi dinilai kurang praktis oleh sebagian pengulas.
Kritik terhadap Touch ID kemudian mendorong permintaan agar perangkat penerus menggunakan Face ID. Sistem pengenalan wajah tersebut dipandang sebagai salah satu peningkatan yang diharapkan hadir pada iPhone Duo generasi berikutnya.
Prototipe memakai Face ID bawah layar
Mark Gurman dari Bloomberg menyampaikan melalui podcast PowerOn bahwa Apple sedang menguji unit iPhone Duo 2 dengan sistem pengenalan wajah biometrik. Face ID pada prototipe itu ditempatkan di bawah layar, sehingga berbeda dari metode autentikasi yang digunakan pada model pertama.
Penempatan Face ID di balik layar menjadi peningkatan utama yang sedang diuji. Meski demikian, keberadaan fitur pada prototipe tidak serta-merta memastikan bahwa teknologi tersebut akan digunakan pada perangkat komersial. Apple masih harus memastikan seluruh komponen pendukung dapat dimasukkan ke dalam rancangan akhir.
GSMArena.com melaporkan bahwa belum dapat dipastikan apakah Apple mampu menghadirkan fitur itu pada iPhone Duo 2 tahun depan. Dengan demikian, informasi mengenai Face ID bawah layar saat ini masih terbatas pada pengujian dan belum menjadi konfirmasi spesifikasi akhir.
Ukuran komponen menjadi tantangan
Kemungkinan penerapan Face ID bawah layar bergantung pada kemampuan Apple memperkecil beberapa komponen penting. Komponen yang secara khusus disebut adalah dot projector dan kamera inframerah, yang menjadi bagian dari sistem pengenalan wajah biometrik tersebut.
Perampingan komponen diperlukan agar sistem dapat ditempatkan di bawah layar tanpa mengganggu rancangan perangkat. Hasil pengembangan bagian-bagian itu akan menentukan apakah Face ID bawah layar siap diterapkan pada iPhone Duo 2 yang nantinya dipasarkan.
Apabila teknologi tersebut dapat diwujudkan, iPhone Duo 2 berpotensi menawarkan cara membuka kunci yang berbeda dari generasi pertama. Namun, selama proses pengujian masih berlangsung, belum ada kepastian bahwa Touch ID akan sepenuhnya digantikan pada produk jadi.
Action button juga berpeluang hadir
Selain Face ID bawah layar, Gurman memperkirakan Apple akan membawa Action button ke iPhone Duo 2. Tombol tersebut merupakan salah satu fitur perangkat keras yang tidak disertakan pada iPhone Duo generasi pertama.
Kemunculan Face ID bawah layar dan Action button akan menjadi dua perubahan perangkat keras dibandingkan model saat ini. Akan tetapi, keduanya masih berada dalam konteks pengujian dan perkiraan, bukan pengumuman resmi mengenai konfigurasi akhir iPhone Duo 2.
Untuk sementara, perhatian utama tetap tertuju pada kemampuan Apple memperkecil komponen Face ID. Keberhasilan langkah tersebut akan berpengaruh terhadap peluang sistem autentikasi bawah layar untuk digunakan pada perangkat penerus iPhone Duo.


